Sabtu, 22 September 2018

Pelajaran Sekolah Sabat 13, 22 - 28 September 2018


Pelajaran Sekolah Sabat 13
|22 - 28 September 2018

Perjalanan Ke Roma

Petang Sabat

Bacaan Untuk Pelajaran Minggu Ini
Kisah 27; 28; Roma 1:18-20.

Ayat Hafalan :
“ ‘Paulus, jangan takut; engkau harus menghadap Kaisar’ “ (Kisah 27:24).

Paulus mempunyai kerinduan untuk melawat Roma, tetapi penangkapannya di Jerusalem mengubah semua rancangannya. Dengan menyerahkan kepada tekanan legal pemimpin-pemimpin gereja di Jerusalem, akhirnya dia berada dalam jagaan orang-orang Roma hampir lima tahun, termasuk masa digunakan dalam pelayaran ke Italy. Perubahan ini merupakan sebahagian daripada pukulan hebat ke atas rancangan misionarinya.

Walaupun terdapat halangan, Yesus sendiri telah berjanji bahawa rasul itu akan menjadi saksiNya di Roma (Kisah 23:11). Sekalipun apabila kita menggagalkan Dia, Tuhan masih akan berikan peluang sekali lagi, sekalipun Dia tidak selalu lepaskan kita akibat daripada segala tindakan kita. Bukan sahaja Paulus dibawa ke Roma sebagai orang tahanan, tetapi tidak ada bukti alkitabiah bahawa dia pernah pergi ke Sepanyol, sepertimana harapannya untuk melakukan (Roma 15:24). Selepas dibebaskan daripada yang dikatakan orang Roma yang pertama dipenjara, Paulus akan ditangkap semula, pada kali ini akan menghadapi kesengsaraan mati syahid (2 Timotius 4:6-8) di bawah pemerintahan Nero dalam tahun 67 Masehi.

Ya, Paulus telah tiba di Roma dan sementara menanti dia menjadi tahanan-dalam rumah, akan dibicarakan di hadapan emperor, dia berucap sekalipun tangannya di gari dengan rantai (Efesus 6:20; Filipi 1:13), tanpa sebarang halangan kepada siapa sahaja yang datang kepadanya (Kisah 28:30, 31), termasuk orang-orang penting daripada keluarga Kaisar (Filipi 4:22).

*Sila pelajari pelajaran minggu ini sebagai persediaan pada hari Sabat, 29 September.

Sabbath School Lesson 13
2018 September 22-28

Journey to Rome

Sabbath Afternoon

Read for This Week’s Study: Acts 27, 28; Rom. 1:18-20.

Memory Text: “Do not be afraid, Paul; you must stand before Caesar” (Acts 27:24, ESV).

Paul had long wished to visit Rome, but his arrest in Jerusalem changed everything. By giving in to the legalistic pressure of the Jerusalem church leaders, he ended up in Roman custody for almost five years, including the time he spent on the sea journey to Italy. This change represented a severe blow to his missionary plans.

Despite the setback, Jesus Himself promised that the apostle would still testify of Him in Rome (Acts 23:11). Even when we fail Him, God may still give us another chance, though He does not always spare us from the consequences of our actions. Not only was Paul taken to Rome as a prisoner, but there is no biblical evidence that he ever went to Spain, as he had hoped to do (Rom. 15:24). After being released from what is known as the first Roman imprisonment, Paul would be arrested again, this time to suffer martyrdom (2 Tim. 4:6-8) under Nero in A.D. 67.

Yes, Paul made it to Rome, and while waiting in his house-prison to be tried before the emperor, he spoke, despite his chains (Eph. 6:20, Phil. 1:13), without hindrance to whoever came to him (Acts 28:30, 31), including important figures from Caesar’s household (Phil. 4:22).


*Study this week’s lesson to prepare for Sabbath, September 29.

Tiada ulasan:

Catat Ulasan