Selasa, 14 Ogos 2018

Pelajaran Sekolah Sabat 07, Rabu 15 Ogos 2018


Pelajaran Sekolah Sabat 07
Rabu, 15 Ogos 2018

Ikonium

Dibawah hasutan para pemimpin Yahudi di Antiokhia, pihak berkuasa tempatan menghasut perempuan-perempuan terkemuka yang takut akan Tuhan terhadap Paulus dan Barnabas dan melarikan mereka ke luar kota (Kisah 13:50). Bagaimanapun, murid-murid dipenuhi dengan sukacita dan Roh Kudus (Kisah 13:52). Lalu mubaligh-mubaligh menuju ke kota Ikonium.

Sila baca Kisah 14:1-7. Apakah hasil aktiviti-aktiviti yang dijalankan oleh Paulus dan Barnabas di Ikonium?

Di Ikonium, Paulus dan Barnabas meneruskan kebiasaan mereka memperkenalkan kepada orang Yahudi terlebih dahulu sebelum berpaling kepada orang bukan Yahudi. Khutbah Paulus di Antiokhia (Kisah 13:16-41) menawarkan sebab-sebab utama di belakang keutamaan orang-orang Yahudi di dalam pelayanan mereka: pemilihan orang Yahudi, banyak sekali dan di dalam segala hal (Roma 3:2; 9:4, 5), dan pemenuhan Tuhan akan janjiNya tentang Juruselamat dari keturunan Daud. Walaupun pada faktanya bahawa ramai orang Yahudi telah menolak injil, Paulus tidak pernah hilang harapan akan pertukaran agama dalam jumlah besar di kalangan orang-orang Yahudi.

Dalam Roma 9-11, Paulus menjelaskan bahawa “tidak semua orang yang berasal dari Israel adalah orang Israel” (Roma 9:6) dan hanya kerana belas kasihan Tuhan maka beberapa orang Yahudi percaya semuanya. Tuhan tidak menolak orang-orangNya, tetapi, “pada waktu ini ada tinggal suatu sisa, menurut pilihan kasih kurnia” (Roma 11:5). Paulus meneruskan khutbahnya tentang injil kepada orang-orang bukan Yahudi, namun dia percaya bahawa suatu hari lebih ramai orang-orang Yahudi akan menerima iman di dalam Yesus.

“Hujah-hujah Paulus dalam Roma 9-11 menawarkan penjelasan lanjutan tentang strategi mision yang diterapkan dalam naratif Kisah Para Rasul dan menghadapi seetiap generasi umat Kristian dengan kepentingan teologi untuk memberi kesaksian kepada orang Yahudi yang tidak percaya.”-David G. Peterson, The Acts of the Apostles (Grand Rapids: Eerdmans, 2009), ms. 401.

Keadaannya tidak banyak perbezaan dengan yang di Antiokhia. Reaksi pertama kedua-dua orang-orang Yahudi dan bukan Yahudi ke atas injil Paulus sangat positif, tetapi sekali lagi orang Yahudi yang tidak percaya, kemungkinan para pemimpin masyarakat tempatan Yahudi, mengacau orang-orang bukan Yahudi dan meracun fikiran mereka bertentangan dengan mubaligh-mubaligh, menyebabkan terdapat pembahagian di kalangan mereka. Sementara lawan-lawan tersebut merancang untuk menyerang dan menghukum bunuh Paulus dan Barnabas, dua mubaligh ini mengambil keputusan untuk meninggalkan kota tersebut dan pergi ke kota yang lain.

Lebih daripada hanya mendengar injil, orang-orang Yahudi perlu melihat ia tinggal di antara mereka yang mengakui nama Yesus. Jika anda bertemu dengan orang Yahudi, apakah bentuk kesaksian yang anda kemukakan kepada mereka?

Sabbath School Lesson 07
Wednesday August 15

Iconium

Under the instigation of the Jewish leaders in Antioch, the local authorities incited a mob against Paul and Barnabas and ran them out of town (Acts 13:50). The disciples, however, were filled with joy and the Holy Spirit (Acts 13:52). The missionaries then headed to the city of Iconium.

Read Acts 14:1-7. What was the result of Paul and Barnabas’s activities in Iconium?

In Iconium, Paul and Barnabas continued their practice of addressing first the Jews before turning to the Gentiles. Paul’s sermon in Antioch (Acts 13:16-41) offers the main reason behind the Jewish priority in their ministry: the election of Israel, with all that it involved (Rom. 3:2; 9:4, 5), and God’s fulfillment of His promise of a Savior from David’s lineage. Despite the fact that many Jews were rejecting the gospel, Paul never lost hope of a substantial Jewish conversion.

In Romans 9-11, Paul makes it clear that “not all who are descended from Israel are Israel” (Rom. 9:6, NIV) and that it is only because of God’s mercy that some of the Jews believe at all. God has not rejected His people, but “at the present time there is a remnant chosen by grace” (Rom. 11:5, NIV). Paul continued to preach the gospel to Gentiles, though he believed that one day more Jews would come to faith in Jesus.

“Paul’s argument in Romans 9-11 offers a further explanation of the mission strategy he pursues in the narrative of Acts and confronts every generation of Christians with the theological importance of bearing witness to unbelieving Jews.”—David G. Peterson, The Acts of the Apostles (Grand Rapids: Eerdmans, 2009), p. 401.

The situation was not much different from that in Antioch. The first reaction of both Jews and Gentiles to Paul’s gospel was highly positive, but again the unbelieving Jews, possibly the leaders of the local Jewish community, stirred up the Gentiles and poisoned their minds against the missionaries, causing a division among the people. As the opponents were planning to attack and lynch Paul and Barnabas, the two missionaries decided to leave the town and move to the next one.

More than just hearing the gospel, Jewish people need to see it lived among those who profess the name of Jesus. If you have Jewish acquaintances, what kind of witness are you presenting to them?


Disalin semula oleh : A. A. Pondili

Tiada ulasan:

Catat Ulasan